ULPIM KOTA BLITAR

Unit Layanan Pengaduan dan Informasi Masyarakat

Berita

Gelar Pasar Murah Gakin

Kembali ke indeks berita


Dinas Instansi terkait pemerintah Kota Blitar, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Koperasi dan UKM bersama Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Blitar menggelar pasar murah. Kegiatan berlangsung di Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar Kamis (10/9). Menurut Erna Anang Triono ketua panitia, pasar murah ini dilaksanakan untuk mengisi Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan jelang Lebara Idul Fitri 1430 Hijriah. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Blitar ini menyebutkan, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan serta GOW membagikan kupon pembelian Sembako kepada warga Gakin sebanyak 635 paket. "Perpaket senilai Rp.70 ribu berisi beras, minyak goreng, gula dan the hanya dijual Rp.35 ribu. Sedangkan yang Rp.35 ribu yang lain mendapat subsidi dari program Gerakan Perang Melawan Kemiskinan (GPMK). Dalam kesempatan ini juga digunakan untuk penjualan baju layak pakai, " imbuh istri Sekda Kota Blitar. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Drs. Djarot Syaiful Hidayat, MS, Walikota Blitar dan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Blitar Dra. Hepy Djarot Syaiful Hidayat . Saat dikonfirmasi setelah acara pembukaan Walikota menyebutkan, kegiatan ini untuk membantu masyarakat, utamanya para gakin untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok menjelang hari raya Idul Fitri dengan harga murah. Sekaligus bentuk koreksi pasar, agar harga pasar khususnya sembako bisa turun, dan stabil. Dalam kesempatan itu, Disperindag juga membagikan kupon 4.547 paket berisi beras, minyak goreng dan gula yang per paketnya senilai Rp.35 ribu dijual Rp.15 ribu. Dinas koperasi juga menyediakan 400 paket, perpaket senilai Rp. 35 ribu, cukup dibeli Rp. 18 ribu. Sementara untuk masyarakat umum yang tidak menerima kupon, juga bisa membeli barang barang dengan harga dibawah harga pasar. Seperti minyak goreng yang per liternya Rp.10 ribu dijual Rp. 8 ribu. Sirup yang per botolnya, Rp. 12 ribu dijual Rp. 10 ribu. Sekedar diketahui, untuk gelar Potensi Industri Kecil Menengah (IKM) yang digelar Disperindag berlangsung dua hari, 10 hingga 11 September 2009. Diikuti sekitar 170 IKM, menampilkan aneka kerajinan kayu, sandang dan makanan dan minuman.(der/nw)

2009-09-14

Kembali ke indeks berita